Selasa, 25 November 2008

Merefleksi Hari Guru Menjadi Guru


Hari guru tahun ini tampak gebyar diperingati di mana-mana. Kebanyakan judul utama media masa menyoroti hal-hal yang berkaitan dengan guru. Tanpa bermaksud menggurui, semua orang adalah guru. Sudahkah semua ini terwujud?


Guru harus digugu dan ditiru. Demikian idealnyaa seorang guru. Jika setiap orang menggurui dirinya dengan keteladanan, tentulah setiap kata dan tingkah lakunya senantiasa dapat menjadi teladan di manapun berada.


Kalau guru kencing berdiri, maka murid akan kencing berlari. Begitu kuatnya pengaruh guru pada lingkungan. Jika sesorang menggurui dirinya dengan perbuatan yang kurang baik, tentulah hasilnya akan kurang baik.



Guru adalah tempat bertanya. Jika setiap orang menggurui dirinya dengan tambahan ilmu pengetahuan tentulah akan selalu siap ditanya oleh permasalahan sepelik apa pun.



Guru adalah calon penghuni syurga. Jika seseorang menggurui dirinya dengan ilmu yang dimanfaatkan untuk lingkungannya tentu akan selalu mendapakan limpahan kasih dan sayang dari Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.



Yogyakarta, 25 November 2005
yang selalu ingin ikhlas dan bersyukur menjadi guru,
Ratna Muda Ningrum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar